Perintah Berdo’a yang di Sunnahkan

1 min read

Keberuntungan Bagi Orang yang Melakukan Kebaikan dan Beramal Ikhlas dalam Berdoa

Allah Yang Maha Menciptakan memerintahkan kepada makhluk-Nya untuk lebih mengingat kepada-Nya. Hal ini sebagaimana dalam sabdanya, “Ingatlah kalian kepadaku, niscaya aku akan mengingat mu,”

Dalam hal ini bukan berarti Allah butuh kita sebagai makhluk, melainkan ini bukti kasih sayang-Nya kepada kita. Namun, sayang kita sebagai makhluk tidak merasa bahwa Allah merasa untung jika kita berdoa.

Tentu saja tidak. Tidak ada keuntungan dan tidak ada kerugian bagi Alloh jika hamba-Nya tho’at maupun maksiat.

Justru kitalah yang akan kerugian jika tidak selalu mengingat Alloh. Maka, dari itu ala sunnah pun ikut hadir untuk memudahkan saudara kaum muslim dengan menghadirkan sebuah website yang menyoal seputar kumpulan doa sesuai manhaj nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam yang bersumber dari kitab shohih Bukhori Muslim, At-Tirmidzi, Annasai, sunan abu daud,dan perawi hadits masyhur lainnya.

Keberuntungan Bagi Orang yang Mengajak Kebaikan

Rasulullah saw bersabda diriwayatkan dari Abi Huroiroh r.a:
“Barangsiapa yang mengajak kepada jalan petunjuk (kebaikan), maka baginya kebaikan pahala sesuai dengan pahala orang yang diajaknya. Tidak kurang sedikit pun.”

Maksudnya, jika ada seseorang yang mengajak kepada kebaikan kepada orang lain, lalu orang tersebut ikut dan juga mengamalkan, maka ia akan mendapatkan pahala sesuai dengan apa yang orang tersebut kerjakan.

Misalnya, kita mengajak teman untuk pergi ke majelis dzikir. Lalu, teman kita ikut menghadiri dan juga mengerjakan dzikir, maka kita pn akan mendapatkan pahala yang serupa.

Bahkan kita berlipat ganda/dobel. Pahala buat kita sendiri dan juga pahala gegara mengajak kebaikan.

Atau kita mengajarkan satu buah doa kepada saudara/teman kita, lalu mereka melantunkan bahkan meng istiqomahkan doa yang diajarkan oleh kita, maka pahala kebaikan dari doa tersebut akan mengalir kepada kita.

Tidak hanya itu, ketika di perjalanan,lalu ada orang yang sedang mencari masjid untuk sholat, lalu kita menunjukkan tempatnya, itu pun pahala akan diberikan kepada kita, hasil dari kebaikan berupa menunjukkan kebaikan.

Inilah untungnya mengajak kepada kebaikan.

Maka, dengan ini ala sunnah berikhtiar untuk saling mengajak kepada kebaikan dengan menyuguhkan artikel kumpulan doa harian, dzikir, sholat, puasa, zakat, haji, juga seputar sejarah kebudayaan islam di seluruh dunia, terkhusus sejarah perluasan dakwah islam di Indonesia.

Tentunya hanya kepada Allah kita berserah diri, meminta pertolongan, petunjuk, dan memudahkan perjalanan apa yang ala sunnah maksudkan dalam kebaikan.

Semoga bisa istiqomah dengan berbagai kebaikan, terutama manfaat untuk pribadi dan kaum muslim pada umumnya.

Perintah Untuk Selalu Ikhlas Dalam Beramal Dan Bagus Niat

“Wamaa umiruu illaa liya’budulloha mukhlisiina lahuddina hunaafaa”
Dan tidak semata-mata Aku perintahkan kalian, kecuali beribadah kepada Alloh dengan ikhlas (hanya mengharap ridho Alloh).

Sesungguhnya segala sesuatu harus diawali dengan niat yang baik, yang tulus. Seperti halnya niat ala sunnah dengan kehadiran website ini. Semoga apa yang diniatkan ada kemanfaatan dunia dan akhirat. Lebih-lebih dunianya untuk akhiratnya.

Menurut As Sayyid Abi Ali Fudhail bin Iyadh, meninggalkan amal karena ingin terlihat oleh manusia, maka itu adalah Riya. Dan amal karena manusia itu adalah syirik.

Sementara ikhlas adalah ketika kamu ingin selamat dari keduanya (Riya dan syirik)

Keutamaan Dzikir

Ketahuilah bahwa keutamaan dzikir tidak hanya mencakup bacaan tasbih, tahlil, tahmid dan takbir saja. Melainkan setiap perkara dengan tujuan tho’at kepada Alloh itu termasuk ke dalam dzikir.

Seperti yang diungkapkan oleh sebagian ulama, Syaikh Atho. Beliau berkata majelis dzikir adalah majelis yang membahas seputar halal dan haram, bagaimana mengatur jual beli, tentang sholat, shaum, pernikahan, yang berhubungan dengan haji, dan yang lainnya